JS-Portfolio

HARI TERAKHIR AKSES JS-PORTFOLIO

Hari ini merupakan hari terakhir Anda dapat mengakses JS-Portfolio melalui webpage https://joeliardisunendar.com . Mulai tanggal 8 Juni 2020, JS Portfolio hanya dapat diakses di https://jsportfolio.id. Catatan yang dibuat pada setiap tanggal dimasukannya satu saham – yang memberikan dasar mengapa pada tanggal tersebut, saham itu masuk menjadi bagian JS-Portfolio, juga sudah tidak bisa diakses di webpage ini, dan hanya dapat diakses oleh Member JS-Portfolio di webpage https://jsportfolio.id

“You have to turn over a lot of rocks to find those anomalies. You have to find the companies that are off the map…way off the map”- Buffett.

Ini adalah jawaban Buffett, ketika ditanyakan bagaimana dia berhasil mendapatkan imbal-hasil memuaskan ketika dia mulai berinvestasi.

Di awal investasinya, dengan dana investasi yang relatif masih kecil,  triple-digit gain bukan merupakan kemustahilan bagi seorang Buffett muda. Melalui perjalanan waktu, besaran dana investasi yang dikelola Buffett – melalui Berkshire Hathaway – semakin besar. 

Super-return – multi-bagger – menjadi semakin sulit bagi mereka yang jumlah dana investasinya semakin besar, seperti Buffett. Apa yang dia lakukan, melakukan pembelian atau penjualan, bisa langsung menarik perhatian banyak orang. Semakin sulit bagi dia untuk bisa menemukan “companies that are off the map…………way off the map”. 

Namun demikian, Buffett juga telah menunjukan, bahwa untuk dapat mendapatkan hasil yang baik, kita tidak harus melakukan hal yang luar biasa (extra-ordinary). Peningkatan harga saham Berkshire Hathaway sebesar 2,744,062% “hanya” membutuhkan CAGR 20.3%, kurang dari 2% per-bulan.

Memang benar, CAGR 20.3% secara konsisten per-tahun bukanlah hal yang mudah. Tetapi angka itu bukan angka yang extra-ordinary. Angka kenaikan yang setara dengan 1.7% per-bulan, bukan angka yang dapat membuat investor bersorak kegirangan. Padahal, cukup hanya dengan  1.7%, Anda dapat memperoleh hasil yang sangat baik seperti Buffett. 

Namun, karena “kelemahan” Buffett – berupa dana yang sangat besar itu – tidak dimiliki individual investors, maka small investors tentunya masih bisa memanfaatkan fenomena “way off the map” yang disebut oleh Buffett di atas. 

Apa yang tidak dapat dilakukan lagi oleh Buffett serta big professional investors lainnya, masih sangat mungkin dilakukan individual investor. Big professional investors, apabila melakukan pembelian, sebelum dia selesai menuntaskan rencana pembeliannya, harga di pasar dipastikan sudah meningkat. Jumlah pembeliannya yang besar akan mendorong terjadinya kenaikan harga. Apalagi, jika media ikut memberitakannya.

Begitu pula sebaliknya. Penjualan yang ingin dilakukannya menjadikan harga bisa turun, sebelum mereka menuntaskan penjualannya. Hal ini sulit terjadi pada small individual investors. Jumlah dananya yang kecil membuat apa yang dilakukannya tidak akan diperhatikan pasar. Oleh karena itu, mereka bisa lebih leluasa melakukan pembelian/penjualan sesuai dengan target harga yang direncanakannya. 

Fenomena ini, dikombinasikan dengan kemewahan waktu yang selalu dimiliki individual investor, menjadi dasar pembentukan konstruksi JS-Portfolio. Pada akhirnya, yang akan menentukan harga saham sebuah perusahaan, adalah kinerja perusahaan yang menerbitkan lembaran-lembaran saham itu. Konsensus pasar, khususnya dalam jangka waktu yang pendek, bisa saja menimbulkan disparitas antara kinerja dengan harga yang terbentuk. Munculnya disparitas semacam ini merupakan salah-satu peluang yang akan dimanfaatkan melalui JS Portfolio ini.

Di bawah ini, merupakan catatan yang tentunya sudah dibaca mereka yang sudah mengikuti JS Portfolio sejak 13 Mei 2020. Beberapa catatan yang melatar-belakangi pembelian yang dilakukan itu, pada hari ini juga telah dipindahkan.

“JS-Portfolio mulai disusun tanggal 13 Mei 2020. Tidak ada jadwal pasti, kapan satu saham perusahaan akan dimasukan ke dalam JS-Portfolio, atau dikeluarkan dari JS-Portfolio. Masuk atau keluar-nya saham dari Portfolio akan tergantung kepada apa yang ditawarkan Mr Market. Namun dengan sejumlah market di berbagai dunia yang menjadi fokus JS-Portfolio, diharapkan paling tidak ada 1 saham dalam 1 bulan, yang dapat dimasukan ke dalam JS Portfolio.

Untuk tahap awal, jumlah saham yang akan dimasukan ke dalam JS-Portfolio ini akan berjumlah 15-25 saham, baik saham-saham di BEI maupun di luar non-BEI. Apabila sudah sampai waktunya nanti, akan dilakukan pemilahan antara saham di BEI dan non-BEI.

Tujuan konstruksi portfolio ini adalah untuk mendapatkan imbalan yang lebih baik dari non-risk investment instruments. Di dalam perjalanannya, tidak ada jaminan bahwa kinerja dari portfolio ini akan lebih baik dari target yang ditetapkan di atas, khususnya dalam satuan waktu yang pendek. Quotational loss tidak akan menjadi perhatian penting dalam konstruksi JS-Portfolio ini, apalagi dalam satuan waktu yang pendek. Konstruksi JS-Portfolio dirancang agar bisa menghindari semaximum mungkin terjadinya permanent loss”.

Pemanfaatan konstruksi portfolio ini dapat disesuaikan dengan risk-profile setiap investor. Jika ada perkembangan yang relevan dengan perusahaan yang berada di dalam portfolio, informasi tersebut akan segera disampaikan. Demikian pula, jika ada perkembangan yang bisa membuat saham dalam portfolio ini untuk dijual atau dikeluarkan dari portfolio. 

JS Portfolio tidak mungkin cocok untuk semua orang. Namun jika falsafah investasi dari JS Portfolio ini memiliki kesamaan dengan Anda, maka dengan menjadi member dari JS Portfolio, Anda akan memiliki pendamping di dalam perjalanan panjang investasi Anda. Untuk menjadi member JS Portfolio, Anda dapat melakukannya di https://jsportfolio.id dan untuk tahap awal ini Annual Membership ditetapkan sebesar Rp 1,250,000, dengan bonus buku CSBPM Vol II.

Selamat bergabung dengan JS Portfolio di https://jsportfolio.id

Disclaimer : Portfolio ini tidak dapat dipandang sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual saham yang namanya disebut disini. Pengambilan keputusan investasi berada di luar tanggung jawab kami, dan harus disesuaikan dengan risk-profile, assets allocation dan time-frame dari masing-masing investor. Meskipun data dan informasi yang disajikan disini sudah dikaji dan diteliti sebaik mungkin, tidak tertutup kemungkinan masih ada kesalahan angka dan penulisan yang salah. Oleh karena itu, dianjurkan untuk meneliti serta mengkaji kembali data, angka dan informasi yang disajikan.

%d bloggers like this: